Menunggu: 7 detik
cekgaji.com – Anda akan diarahkan ke halaman lamaran
Anda sedang membuka informasi lanjutan untuk melamar lowongan berikut.
Lowongan Hybrid Key Account Executive di Jakarta Selatan
Key Account Executive
dealls.com
Mohon tunggu sebentar. Tombol lamaran akan aktif setelah hitungan selesai.
Sebelum melamar, pastikan Anda memeriksa kembali informasi perusahaan dan jangan pernah membayar biaya apa pun selama proses rekrutmen.
Gaji di Afghanistan masih menjadi salah satu yang paling rendah di dunia, terutama bagi tenaga kerja asing atau TKI.
Nilai ini sangat dipengaruhi oleh kondisi politik, ekonomi, dan keamanan yang tidak stabil di negara itu.
Kondisi saat ini menunjukkan bahwa upah minimum formal belum diterapkan secara efektif karena sistem pemerintahan yang belum stabil.
Gaji Luar Negeri di Afghanistan Tahun 2026
Upah rata-rata untuk tenaga kerja asing di Afghanistan pada tahun 2026 berkisar antara Rp 3.654.072 hingga Rp 64.549.102 per bulan.
Nominal ini mencerminkan kisaran gaji yang sangat luas, tergantung pada profesi, lokasi, dan sektor pekerjaan.
Sebagian besar pekerjaan dilakukan dalam bentuk kontrak jangka pendek, sering kali tanpa perlindungan hukum yang memadai.
Kisaran Gaji Berdasarkan Profesi
| Pekerjaan | Gaji Rata-rata (AFN) | Konversi ke Rupiah (Rp) |
|---|---|---|
| Accountant | 58.700 | Rp 4.240.000 |
| Engineer | 77.000 | Rp 5.550.000 |
| IT Developer | 81.800 | Rp 5.890.000 |
| Construction Project Manager | 139.000 | Rp 9.990.000 |
| Hotel Manager | 140.000 | Rp 10.070.000 |
| Chief Executive Officer | 175.000 | Rp 12.580.000 |
| Dentist | 188.000 | Rp 13.540.000 |
| Police Officer | 46.500 | Rp 3.350.000 |
| Waiter/Waitress | 24.700 | Rp 1.780.000 |
| Nurse | 64.300 | Rp 4.630.000 |
Perbandingan Gaji Berdasarkan Kota
| Kota | Gaji Rata-rata (AFN) | Konversi ke Rupiah (Rp) |
|---|---|---|
| Kabul | 85.900 | Rp 6.190.000 |
| Herat | 79.500 | Rp 5.720.000 |
| Kandahar | 82.900 | Rp 5.950.000 |
| Jalalabad | 74.900 | Rp 5.390.000 |
| Mazari Sharif | 76.800 | Rp 5.520.000 |
| Kunduz | 72.000 | Rp 5.180.000 |
Gaji Pemerintah vs Swasta
Pegawai pemerintah di Afghanistan biasanya menerima gaji sekitar 11% lebih tinggi dibandingkan pekerja swasta.
Tetapi, pembayaran seringkali terlambat atau bahkan tidak dibayar sama sekali karena krisis keuangan.
Sejumlah lembaga internasional melaporkan bahwa banyak pegawai pemerintah hanya mendapatkan tunjangan makan dan transportasi, bukan gaji penuh.
Gender Pay Gap
Di Afghanistan, pekerja pria mendapatkan 11% lebih banyak daripada pekerja wanita untuk posisi yang setara.
Perbedaan ini lebih parah di daerah pedesaan dan wilayah yang dikuasai Taliban.
Wanita yang bekerja di sektor publik atau proyek bantuan internasional cenderung mendapat perlindungan lebih baik.
Kenaikan Gaji Tahunan
Kenaikan gaji di Afghanistan sangat jarang terjadi.
Berdasarkan data dari organisasi kemanusiaan, kenaikan rata-rata terjadi setiap 29 bulan.
Nilai kenaikan rata-rata adalah 4%, tetapi tidak semua pekerja mendapatkannya.
Untuk menghitung kenaikan tahunan: Kenaikan Tahunan = 4% × 12 ÷ 29 ≈ 1,66%.
Upah Per Jam
Upah per jam rata-rata di Afghanistan adalah Rp 83.468 (setara dengan sekitar 1.000 AFN).
Angka ini didasarkan pada asumsi 8 jam kerja per hari dan 5 hari kerja per minggu.
Realitasnya, banyak pekerja bekerja lebih dari 10 jam per hari tanpa tambahan bayaran.
Peraturan Upah dan Perlindungan Kerja
Tidak ada upah minimum resmi yang diberlakukan secara nasional.
Sistem upah ditentukan oleh kontrak individu, sering kali tanpa pengawasan independen.
Organisasi seperti ILO dan UNHCR mencatat bahwa banyak pekerja asing tidak memiliki akses ke hak-hak dasar seperti cuti, asuransi, atau jaminan sosial.
Kondisi Keamanan dan Risiko
Bekerja di Afghanistan membawa risiko tinggi, termasuk ancaman kekerasan, penculikan, dan penangkapan sewenang-wenang.
Taliban dan kelompok bersenjata lainnya sering kali menargetkan pekerja asing, terutama dari negara Barat.
Beberapa perusahaan multinasional telah menarik diri dari Afghanistan karena ancaman keamanan.
Nilai Tukar Mata Uang
Mata uang utama di Afghanistan adalah AFN (Afghani).
Pada tahun 2026, nilai tukar rata-rata terhadap USD adalah 1 USD = 120 AFN.
Nilai tukar ini sangat fluktuatif dan bisa turun hingga 150 AFN per USD dalam situasi krisis.
Nilai tukar ini membuat konversi ke rupiah menjadi tidak stabil dan rentan terhadap volatilitas.
Faktor yang Mempengaruhi Gaji
- Pengalaman kerja: Semakin berpengalaman, semakin tinggi gaji yang ditawarkan.
- Lokasi: Kabul dan Herat menawarkan gaji lebih tinggi dibandingkan daerah lain.
- Sejak krisis keuangan 2022, banyak proyek donor internasional terhenti.
- Perlindungan hukum: Banyak pekerja tidak memiliki kontrak tertulis atau jaminan hukum.
Apakah Bisa Kerja di Afghanistan Saat Ini?
Bekerja di Afghanistan sangat berisiko dan tidak disarankan bagi warga negara Indonesia tanpa izin resmi dan dukungan dari pemerintah.
Beberapa perusahaan lokal dan LSM masih membuka lowongan, tetapi dengan syarat ketat dan proteksi tinggi.
Para pekerja harus memiliki dokumen keimigrasian yang valid dan asuransi kesehatan internasional.
Daftar Gaji Lain di Negara Asia Tengah
Anda juga bisa lihat informasi gaji di negara-negara lain seperti Uzbekistan, Tajikistan, dan Turkmenistan.
Link terkait: Gaji di Uzbekistan
FAQ Seputar Gaji di Afghanistan
Apakah ada upah minimum di Afghanistan?
Tidak, tidak ada upah minimum resmi yang diberlakukan secara nasional.
Berapa gaji rata-rata untuk TKI di Afghanistan?
Gaji rata-rata berkisar antara Rp 3,6 juta hingga Rp 64,5 juta per bulan, tergantung profesi dan lokasi.
Apakah gaji dibayar rutin?
Tidak selalu. Banyak pekerja hanya menerima pembayaran setelah beberapa bulan atau bahkan tidak pernah dibayar.
Bagaimana dengan perlindungan hukum?
Perlindungan hukum sangat minim. Banyak pekerja tidak memiliki kontrak atau akses ke pengadilan.
Apakah aman untuk bekerja di sana?
Tidak aman. Risiko kekerasan, penculikan, dan penangkapan sangat tinggi.
Penutup
Informasi gaji di Afghanistan sangat berubah-ubah dan bergantung pada situasi keamanan, politik, dan ekonomi.
Walaupun ada peluang kerja, risikonya sangat besar, terutama bagi tenaga kerja asing.
Sebaiknya pertimbangkan alternatif negara lain yang lebih stabil jika Anda ingin bekerja di luar negeri.


Komentar Buka / Tutup