Diminta membayar
Biaya admin, deposit, pembelian seragam/alat, biaya medical check-up, atau transfer ke rekening pribadi.
Pelajari cara mengenali lowongan kerja yang aman, tanda-tanda penipuan rekrutmen, dan langkah yang perlu dilakukan sebelum mengirim lamaran.
Waspadai pihak yang meminta biaya administrasi, uang jaminan, pembelian alat kerja, biaya training, OTP, PIN, password, atau detail kartu/bank pribadi.
Biaya admin, deposit, pembelian seragam/alat, biaya medical check-up, atau transfer ke rekening pribadi.
OTP, PIN, password, nomor kartu kredit, akses mobile banking, atau foto dokumen yang tidak relevan.
Langsung diterima tanpa seleksi jelas, dipaksa cepat transfer, atau diarahkan ke komunikasi yang mencurigakan.
Email, domain, alamat kantor, nomor kontak, dan nama perusahaan tidak cocok atau sulit diverifikasi.
Link pendek, file APK, formulir tidak resmi, atau website yang meniru brand perusahaan/portal lowongan.
Gaji sangat tinggi tanpa kualifikasi jelas, pekerjaan terlalu mudah, atau benefit tidak masuk akal.
Pastikan nama perusahaan, alamat, website, email, dan kontak sesuai dengan sumber resmi.
Periksa posisi, lokasi, tanggung jawab, syarat, tipe kerja, gaji, dan batas lamaran sebelum mengirim data.
Hentikan proses jika diminta transfer biaya rekrutmen, jaminan, deposit, atau pembelian barang tertentu.
Kirim dokumen seperlunya. Tutup informasi sensitif yang tidak dibutuhkan pada tahap awal rekrutmen.
Mulai dari tombol lamaran di halaman lowongan agar tujuan link lebih jelas dan mudah dicek kembali.
Berhenti merespons jika sudah diminta transfer, OTP, password, atau data sensitif.
Simpan tangkapan layar, link lowongan, nomor kontak, email, dan instruksi yang diberikan.
Gunakan tombol Laporkan Lowongan di halaman detail agar tim pengelola dapat meninjau informasi tersebut.
Verifikasi ke website, email, atau media sosial resmi perusahaan sebelum mengirim dokumen lebih lanjut.
Proses rekrutmen yang aman tidak meminta biaya administrasi, jaminan, atau transfer uang kepada pelamar.
Kirim dokumen hanya jika benar-benar diperlukan dan pastikan tujuan pengiriman jelas. Pada tahap awal, batasi data sensitif yang tidak relevan.
Periksa domain, ejaan brand, keamanan HTTPS, dan apakah link tersebut sesuai dengan kanal resmi perusahaan atau portal lowongan yang dikenal.